#1
SUKA mencari kegiatan baru membuat Hamsah Rianto terdorong bergabung dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Tridharma (Untri) Balikpapan. Sejak awal masa perkuliahan dia penasaran, namun belum menyatakan bergabung. Kala mendekati semester tiga, dia rutin ikut serta dalam berbagai kegiatan yang diadakan BEM.
 
“Saya mau mencari kegiatan baru dan penasaran seperti apa kegiatan BEM, karena saya lihat mereka sangat aktif di berbagai kegiatan kampus,” ujarnya.
Pada awal 2015 merupakan masa peralihan jabatan. Dia yang sebelumnya hanya sebagai anggota didorong mengikuti pemilihan ketua BEM baru. Sebuah jabatan berat dan penuh tanggung jawab tersebut membuat ragu. Tetapi teman-temannya terus memberikan dukungan. Terlebih mereka menilai bahwa pria kelahiran Balikpapan, 29 November 1991 ini mumpuni.
 
Pelantikan baru berjalan pada 29 Februari 2015 lalu. Tugas pertamanya adalah merancang struktur organisasi dan program kerja BEM. Meski berbagi waktu antara pekerjaan dan kuliah, namun dia tetap semangat merencanakan berbagai event. Dalam waktu dekat BEM akan menggelar orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek) untuk mahasiswa baru.
 
Dikatakan, jumlah anggota BEM Untri saat ini sebanyak 25 mahasiswa dari segala jurusan. “Saya ingin melalui ospek akan menjalin silaturahmi lebih baik,” ucap mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum semester enam ini. 
 
Seperti meniru para terdahulu, rangkaian kegiatan bakti sosial (baksos) tidaklah lupa dalam program kerja BEM kali ini. Malah ia ingin baksos tersebut dapat lebih luas lagi dengan mengambil beberapa titik daerah terpencil. Ini merupakan program kerja prioritas di BEM Untri.
 
Biasanya mereka melakukan donasi berupa sembako, pakaian, buku hingga perlengkapan keperluan sehari-hari. Penyuka olahraga ini menuturkan masih perlu banyak belajar. Maka tak jarang para alumni ikut serta dalam kegiatan mereka.
 
Di balik semangat anggota BEM terdapat “ayah angkat” mereka. Yakni Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untri, Surata. Pria yang juga penggerak Desa Wisata Teritip ini gemar mengikuti perkembangan BEM.
 
Meski bukan pembina, ia memberikan kesempatan bagi anak didiknya mengikuti berbagai kegiatan dan event. Ia juga kerap mengajak anggota BEM terlibat dalam berbagai kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan. “Mereka (BEM) adalah mesin penggerak di kampus ini. Kalau bukan mereka siapa lagi yang akan mendorong perkembangan kampus,” ujar pria yang gemar menanam ini.
Reply

Forum Jump: