#1
[b][Image: siap-membina-sekolah-ramah-lingkungan.jpg][/b]

Kerja keras dalam kebersamaan akan kepedulian dan komitmen lingkungan hidup yang diperlihatkan guru dan warga SD Negeri 013 (dulu SDN 028) Balikpapan Selatan terbayar lunas. Ya, rentetan prestasi di lomba Adiwiyata tingkat Kota Balikpapan, Provinsi Kaltim dan Nasional yang sudah diraih ditutup dengan prestasi luar biasa. Ya, SDN 013 Balikpapan Selatan baru saja mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri tahun 2016.

ADIWIYATA  adalah penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup yang diberikan kepada sekolah-sekolah di Indonesia yang dinilai berbudaya lingkungan. Sekolah tersebut mampu mendidik siswa-siswi dan warga sekolah lainnya menjadi pribadi yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik.
Nah, penghargaan ini diterima langsung Kepala SDN 013 Balikpapan Selatan H Hanafiah SPd MM saat puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2016 tingkat Nasional di Istana Sri Indrapura Kabupaten Siak, Riau, Jumat (22/7) lalu.
Hanafiah menerima piala berbasis lingkungan hidup berwarna emas tersebut langsung dari tangan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, Jumat (22/7) lalu.
Ternyata, SDN 013 Balikpapan satu-satunya sekolah yang mewakili Kota Beriman mendapatkan Piala Adiwiyata Mandiri. Sebelumnya ada sembilan sekolah dari seluruh jenjang di Balikpapan yang masuk verifikasi Adiwiyata Mandiri dan terakhir mengerucut menjadi lima sekolah, yakni SDN 013 Balikpapan Selatan, SDN 009 Balikpapan Barat, SMPN 14, SMPN 18, dan KPS.
"Penghargaan ini seperti membayar kerja keras dan komitmen murid-murid kami, guru-guru kami, para orangtua murid dan seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan sekolah berbasis lingkungan hidup. Kami pun bersyukur kepada Allah SWT, semuanya dimudahkan dan ditutup dengan sebuah apresiasi yang kami tidak menyangka," kata Hanafiah saat diwawancarai Balikpapan Pos di ruangannya, kemarin (27/7).
Selain bangga, Hanafiah menyebut mendapatkan penghargaan sekolah Adiwiyata Mandiri adalah sebuah tantangan terberat. Tantangan itu berupa mempertahankan segala indikator yang sudah diraih untuk tetap berjalan dan bisa ditularkan kepada sekolah lainnya di Balikpapan. "Kami memang ditetapkan menjadi salah satu sekolah Adiwiyata terbaik nasional, tetapi tantangan mempertahankan yang terbaik itu harus kita hadapi kedepannya. Insya Allah, kami (SDN 013) akan memberikan yang terbaik pula khususnya dalam hal pembinaan ke sekolah lain demi terus bisa mengharumkan kota Balikpapan," ungkapnya.
Tantangan ini memang nyata karena persaingan di tingkat sekolah semakin tinggi dalam menciptakan budaya ramah lingkungan di sekolah. Hal ini disampaikan langsung Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya dihadapan seluruh kepala daerah peraih Adipura Kirana, Buana dan Paripurna serta 111 kepala sekolah dan perwakilannya yang meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri 2016.
"Bagi sekolah penerima penghargaan, tantangan ke depan akan semakin sulit. Selain sekolah pesaing semakin banyak, indikator penilaian juga meningkat. Jadi penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk terus melakukan yang terbaik," ujar Hanafiah mengutip sambutan Jusuf Kalla.
Hanafiah juga menyebut penghargaan diterimanya berkat dukungan dari 10 sekolah binaan, yakni SDN 007, SDN 012, SDN 022, SDN 024, SDN 029, SDN 030 (Balikpapan Selatan), SDN 008 dan SDN 010 (Balikpapan Kota), SDN 011 Balikpapan Timur dan SDN 004 Balikpapan Barat.
"Selain dukungan sekolah binaan, dukungan dari pihak puskesmas, kelurahan, kecamatan, Disdik, DKPP, BLH kota dan provinsi dan perusahaan yang bersinergi dalam membantu program lingkungan SDN 013. Dukungan dari para penjual kantin sekolah juga berperan  dalam pencapaian prestasi ini," jelas Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Balikpapan Selatan.
Saat menerima penghargaan di Riau, Hanafiah didampingi pembina Adiwiyata, yakni Yuni Susilawati SPd dan Yayuk Puryanti SPd. Bukan hanya momentum spesial menerima penghargaan langsung dair Wapres Jusuf Kalla, Hanafiah dan pembina Adiwiyata menjadi saksi Kota Balikpapan menerima penghargaan Adipura Paripurna. Piala tertinggi di bidang lingkungan di Indonesia ini diterima langsung Wali Kota Rizal Effendi dari Jusuf Kalla.
Balikpapan sendiri  sukses menyisihkan 500 kabupaten/kota yang juga mengincar penghargaan Adipura Paripurna dari seluruh Tanah Air. Di kategori kota besar, Balikpapan sukses menyisihkan Kota Malang.
Reply

Forum Jump: