#1
98,915 Gram Sabu Diblender

[Image: 3805.jpg]

SAMBALIUNG – Jajaran Polsek Sambaliung melakukan pemusnahan barang bukti pengungkapan kasus narkotika jenis sabu. Pemusnahan dilakukan sekitar pukul 11.00 Wita, Selasa (30/05/2017) siang tadi dengan dihadiri Perwakilan Kejaksaan Negeri Berau, Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, BNK, dan juga para tersangka.

Seperti pantauan beraunews.com di lapangan, satu persatu sabu dituang ke dalam blender yang berisi air dan dicampur dengan garam. Namun sebelumnya, seluruh barang bukti ditunjukkan kepada pelaku untuk memastikan bahwa benar barang yang dimusnahkan merupakan milik mereka. Setelah dilarutkan dalam air dan diblender, air campuran sabu tersebut dibuang di dalam lubang kloset di hadapan para tersangka.

Kapolsek Sambaliung, Iptu Aprisakundi, mengatakan pemusnahan barang bukti yang dilakukan bukan hanya hasil pengungkapan jajaran Polsek Sambaliung. Namun ada hasil pengungkapannya Polsek Pulau Derawan dan Polsek Talisayan.

"Bukan hanya Polsek Sambaliung saja hari ini, tapi juga ada dari Talisayan dengan Tersangka 2 orang, dan Pulau Derawan 1 orang," ungkapnya kepada beraunews.com.

[Image: 3805a.jpg]

Dikatakannya, barang bukti yang dimusnahkan saat ini merupakan hasil pengungkapan kasus pada bulan Maret, April, dan Mei dengan berat keseluruhan yang dimusnahkan mencapai 98,915 gram. Dengan tersangka 6 orang dari Polsek Sambaliung dan sisanya dari 2 Polsek lainnya.

Apri menambahkan, maksud pemusnahan barang bukti narkotika ini, didasari pasal 91 ayat (2) UU RI Nomor 35/2009 tentang narkotika yang berbunyi, “Barang sitaan Narkotika dan Prekursor Narkotika yang berada dalam penyimpanan dan pengamanan penyidik, yang telah ditetapkan untuk dimusnahkan, wajib dimusnahkan dalam waktu paling lama tujuh hari, sejak menerima penetapan pemusnahan dari Kejaksaan Negeri setempat, dengan tujuan agar barang bukti narkotika, tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dalam menangani perkaranya.

Reply
#2
Haduh, barang haram seperti ini emang patut dimusnahkan. BIkin rusak generasi bangsa saja. Kalau bisa selalu cari para pengedar barang ini pak pol.
Reply

Forum Jump: